ZMedia Purwodadi

Fakta Unik di Balik Brand Terkenal yang Jarang Diketahui

Table of Contents

Kamu pakai Nike, minum Starbucks, scroll TikTok semua dalam satu hari. Tapi udah tau belum cerita-cerita unik di balik brand-brand yang udah jadi bagian hidup kamu itu?

Siap-siap terkejut, karena beberapa di antaranya beneran bikin mikir "kok bisa ya?"

1. Nike = Nama Dewi Yunani, Logonya Itu Sayap


Banyak yang tau logo Nike itu "centang" tapi tau nggak artinya?

Nike sebenarnya adalah nama dari Dewi Kemenangan dalam mitologi Yunani Kuno. Dan logo "centang" atau swoosh itu? Itu menggambarkan sayap sang dewi.

Jadi setiap kali kamu pakai Nike buat olahraga, secara simbolis kamu lagi "terbang menuju kemenangan." Dramatis? Iya. Keren? Banget.

2. Logo Apple: Kecelakaan yang Jadi Ikonik


Logo apel digigit itu lahir dari ide Rob Yanov, sang pencetus logo, yang terinspirasi saat menggigit apel dari samping. Ia lalu sadar bahwa kata bite (menggigit) terdengar mirip dengan istilah komputer byte, dan jadilah logo legendaris itu.

Oh, dan awalnya logo Apple itu warna-warni lho, baru berubah jadi monokrom setelah Steve Jobs turun tangan.

3. TikTok Dulunya Bukan Bernama TikTok


Logo TikTok sebenarnya membentuk huruf "d" karena sebelum jadi TikTok, aplikasi ini bernama Douyin di China. Logo yang kita kenal sekarang terinspirasi dari panggung konser. 

Douyin versi China sendiri sampai hari ini masih jalan terpisah dari TikTok global. Satu perusahaan, dua nama, dua ekosistem yang berbeda.

4. Hermès: Dari Bengkel Pelana Kuda Jadi Brand Mewah Dunia


Ini mungkin origin story paling jauh dari ekspektasi.

Sebelum jadi brand fashion kelas dunia, Hermès awalnya adalah sebuah bengkel pembuat pelana dan perlengkapan berkuda berkualitas tinggi di Perancis, berdiri sejak 1837. Produknya bahkan pernah mendapat penghargaan di Pameran Universal tahun 1867 karena kualitas harness nya.

Dari melayani kuda-kuda para bangsawan, sekarang jadi melayani para miliarder global. Glow up yang sesungguhnya.

5. Logo Unilever: Satu Huruf, 25 Cerita


Kamu pasti sering lihat logo "U" dari Unilever. Tapi pernah nggak zoom in lebih dekat?

Kalau kamu zoom logo Unilever, ada banyak ikon kecil di dalamnya yang menggambarkan filosofi tiap produknya. Misalnya, ikon matahari melambangkan sumber segala kehidupan.

Total ada 25 ikon tersembunyi dalam satu huruf U dari sendok, es krim, sampai simbol hati. Satu logo, segudang makna.

6. Starbucks: Si Putri Duyung yang Bukan Manusia


Logo Starbucks itu emang ikonik banget. Tapi ada yang ngira figur di logo itu manusia beneran?

Figur di logo Starbucks itu bukan manusia, melainkan karakter yang dirancang agar terkesan friendly dan mudah diingat secara visual.

Yang juga jarang dibahas: nama "Starbucks" sendiri terinspirasi dari karakter Starbuck di novel klasik Moby Dick. Jadi setiap pagi kamu sebenernya lagi pesan kopi ala sastrawan. 

7. Facebook Biru Karena Pendirinya Buta Warna


Ini yang paling bikin "oh ternyata!"

Logo dan tampilan Facebook berwarna biru karena Mark Zuckerberg mengalami buta warna merah-hijau.

Biru adalah warna yang paling jelas ia lihat jadi seluruh identitas visual platform dengan miliaran pengguna itu dipengaruhi oleh kondisi mata sang pendiri. Keputusan desain yang... nggak pernah direncanain, tapi hasilnya jadi salah satu warna brand paling dikenal di dunia.

Brand-brand besar yang kamu kenal setiap hari ternyata menyimpan banyak cerita yang nggak kalah seru dari produknya sendiri. Dari kecelakaan desain, nama mitologi, sampai bengkel tersebut, semua punya latar belakang yang bikin kita makin appreciate brand tersebut.

Posting Komentar